Cara Efektif serta Hemat Berlibur pada Dieng

posted on 26 Sep 2015 16:37 by pakargayahidupbagus
Jadi ceritanya sampeyan adalah seorang buruh di sebuah industri, rasanya kamu pengen berlibur ke suatu tempat yang menawan. Eh, namun sampeyan terganjal dengan ruang libur yang seharga ada di Sabtu dan Minggu, sasaran pakai jatah liburan cuma ada 12 hari selama setahun, itu pun 6 harinya udah kepotong buat lebaran. Ataupun kamu gak mampu jatah cuti sama sekali sebab kamu segar bekerja belum 12 bulan secara terus-menerus, karena berdasarkan UUK No. 13 Tahun 2003 Pasal 79 ayat 2 huruf C menyatakan cuma Karyawan yang telah bekerja minimal 12 bulan yang memerintah mendapat cuti tahunan 12 hari.

Haduh, bingung rasanya, gimana caranya berlibur tour dieng tanpa harus cuti. Namun di artikel tersebut saya coba melepaskan solusinya kawan. Dan destinasi yang abdi sarankan pun demi indahnya, disana awak bisa melihat waduk, kawah, candi dan tak ketinggalan golden sunrise pun juga bisa ada miliki.

Banyak bus - bus dari Daerah khusus ibukota jakarta menuju Wonosobo namun, sayangnya jam keberangkatannya itu masih saat saat jam komitmen, umumnya bus - bus akan meningkat jam 15. 00 - 16. 30, namun ada saja bus yang berangkat jam 20. 00 dan ini ialah satu - satunya, dia adalah Bus Damri, kita kudu naik dari Poolnya di Kemayoran tepatnyadi Jalan Angkasa No. 17. Ongkos guna bis kelas patas AC adalah 102 ribu. Nanti awak bakal sampai dalam Terminal Mendolo Wonosobo sekitar jam 10an. Dari terminal ini kita lanjutkan turun angkot atau mikrobis yang ke pedoman RSU Setyonegoro yang mana disini adalah tempat ngetemnya bis Mikrobis yang ke Dieng. Ongkos untuk menuju Dieng adalah 10 ribu saja, lapuk perjalanan sekitar 1, 5 jam, tidak khawatir, karena pada waktu perjalanan pergi ke Dieng, kamu mau disuguhkan dengan pandangan indah yang memanjakan mata.

Nah, tersebut kalo kamu bertambah bis, bisa juga kamu naik sarana, namun yang oleh sebab itu masalah adalah tiada kereta yang langsung ke Wonosobo, jadinya awak harus berhenti dalam Stasiun Purwokerto, Terminal Kutoarjo atau sanggup juga di Stasiun Prembun Kebumen, namun, berdasarkan pengalaman hamba sebaiknya kamu sepi di Stasiun Purwokerto sebab disini kian mudah mendapatkan mikrobis dengan tujuan Purwokerto dibandingkan dengan dalam Kutoarjo atau Prembun. Kereta yang berangkat setelah jam tingkah laku kantoran diantaranya ialah Sawunggalih Malam, Divergen Utama Yogya, Bertentangan Utama Solo, serta Progo, kereta mereka berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Jika kamu berangkatnya dibanding Stasiun Jakarta Metropolitan ada Kereta Serayu Malam yang meningkat jam 21. 00, kereta ini menjalani jalur selatan maka itu akan memakan waktu yang lebih lapuk.

Dari Stasiun Purwokerto kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Purwokerto dengan turun angkot, dari Terminal Purwokerto lanjutkan bertambah mikrobis tujuan Wonosobo, nantinya turun di alun - aliran Wonosobo, biasanya disana ada mikrobis secara ke Dieng lagi ngetem.



Nah, saat ini kamu sudah sampai Dieng nih, bagus itu naik penghubung atau naik bis. Baiknya kamu cari homestay dulu bagi leyeh - leyeh sebentar untuk menjatuhkan energi yang sudah banyak terbuang pada perjalanan. Di Dieng jangan khawatir, banyak homestay - homestay yang harganya gak menguras kantong sampeyan. Rata - peras homestay di Dieng itu sekitar 75 ribu hingga 250 ribu per malamnya, dimana harga begitu bisa kamu untuk rata apabila engkau membawa teman, lazimnya 1 kamar itu bisa di sharing untuk 3 orang. Makanya kalo ke Dieng minimal berdua biar budget sampeyan bisa lebih pemikiran kawan.

Comment

Comment:

Tweet